Curug ‘Ciomas’ juga dikenal dengan nama green canyon dari karawang , namanya mirip dengan green canyon yang sudah terkenal yang ada di pangandaran, dikarenakan sungai dan canyon-nya hampir mirip.

Curug ciomas terletak di kampung Tonjong Roke, desa Medalsari, kecamatan Pangkalan, kabupaten karawang. Jaraknya sekitar ±42.5 km dari arah cikarang, bekasi.

Kali ini ‘Ecek2 Bikers’ team menjajal trek cikarang – ciomas tanpa loading (di angkut kendaraan). Perjalanan tanpa loading memungkinkan dikarenakan jarak yang tidak terlalu jauh. Perjalanan dari cikarang, bekasi – curug ciomas berjarak ±42.5 km dengan dominasi trek lurus dan sedikit menanjak di daerah jonggol dan medalsari.

Perjalanan diadakan pada tanggal 14 Agustus 2016. dimulai pada jam 05.20 dengan jumlah anggota 9 orang. Seperti biasa persiapan sudah dilakukan, kali ini team sudah mulai terbiasa melakukan perjalanan jauh dan trek sedikit menanjak, karena sebelumnya sudah di intruksikan bahwa perlu latihan fisik agar pada saat gowes jauh tidak ada kendala masalah fisik.

Rute yang kami lewati :

Kp. Jarakosta (depan Indofood CBP) –> Kawasan MM2100 –> Cibarusah –> Jonggol –> Cariu –> Medalsari.

Start depan Indofood CBP

132

Melewati kawasan MM2100

 

Melewati jalan cibarusah – jonggol lalu lintas lancar, beda seperti biasanya, pada hari kerja lalu lintas sepanjang jalan cibarusah padat, karena jalan ini satu-satu akses ke kawasan industri yang ada di cikarang seperti EJIP, Hyundai,MM2100,dll.

 

Memasuki arah Cariu , jalan terasa lenggang dan jalan mulai terasa sedikit menanjak walaupun masih sedikit. Mulai terlihat sawah yang membentang di kiri dan kanan. Melewati jembatan cipamingkis terlihat sungai mengalir, walaupun tidak terlalu jernih, tetapi tetap indah di pandang mata.

Akhirnya kami sampai juga di Cariu, jalan mulai sepi, sudah mulai berasa bahwa hawa pedesaan, karena sudah mulai berkurang volume kendaraan. Sungai juga terlihat lebih jernih dan terlihat aktifitas disekitarnya. Kami abadikan momen kebersamaan kami dibawah jembatan di atas sungai kecil.

 

 

Memasuki desa medalsari, kami disambut jembatan kokoh dengan aliran sungai besar dibawahnya. Sungai terlihat gagah dengan volume air yang besar. Hujan yang sering terjadi belakangan ini membut sungai sedikit keruh dan berwarna cokelat.

 

 

Hujan rintik-rintik membuat semangat kami bertambah, rasa haus seperti hilang seketika. Hujan rintik-rintik berangsur-angsur bertambah besar, memaksa kami harus berteduh dibawah dahan pohon kecil, sehingga angin disertai air menyapu wajah kami. Disini pemadangan begitu indah, terlihat kejauhan menyembul wajah malu-malu gunung kecil setelah dibasahi hujan. Bibit padi yang ditanam, menghijaukan sedikit area persawahan yang sudah terlihat kering karena habis di panen.

 

Tidak terasa gowes ke arah curug Ciomas sudah sampai, kami terlena dengan pemandangan alam hingga lupa dengan rasa lelah kami, terbayar sudah. Di area curug ciomas kami bertemu dengan fans ‘Ecek2 Bikers’, mengapa kami sebut fans, karena mereka kadang mendampingi kami setiap kami mengadakan event yang tidak terlalu jauh dan dapat dijangkau oleh mereka.

24-31.jpg

IMG_20160814_151012

Curug ciomas atau cilalay pada hari libur sedikit agak ramai, banyak warga sekitar berdatangan untuk melepas lelah setelah sekian hari bekerja ataupun sekolah.

 

Masuk ke arah curug pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp.5000/orang. Jalan menuju curug agak jauh, tetapi sebelum curug terdapat bendungan kecil dengan debit air yang lumayan banyak. Disini kami memutuskan mengakhiri perjalan untuk melepas lelah dan mengambil dokumentasi.

24 (34)

24 (40)

Indah bukan? dokumentasi ini sebagai referensi untuk rekan-rekan sesama goweser jika mempunyai rencana gowes dengan trek yang tidak terlalu menanjak dan lurus, tetapi mempunya pemandangan yang tidak kalah dengan trek pegunungan.

Salam Gowes dari ‘Ecek2 Bikers Team’.

Cikarang 2017.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *